R-Hamlet Band Usung Pop Other

0 komentar
LUBUKLINGGAU- Lika liku perjalanan dimulai dari hobi bermusik mempertemukan Hajar (Vocal), Joe (Lead Guitar), Edo (Guitar), Angga (Bass), JePe (Keyboard), dan Radian (Drumer) bergabung pada grup band R-Hamlet.
R-Hamlet terbentuk berawal ketika Radian, sang drummer berupaya membentuk sebuah band karena memiliki bakat bermusik yang apabila tidak dituangkan akan menjadi sesuatu yang menganjal di hati sanubari. Didalam galau itu akhirnya mempertemukan enam pemuda asli Lubuklinggau ini. Dan dengan tekad yang bulat mereka mempersatukan visi dan misi dalam bermusik kemudian sepakat membentuk sebuah band diberi nama R-Hamlet terbentuk 28 Desember 2009 mengusung genre pop other.
Nama R-Hamlet sendiri terinspirasi dari filosofi kerajaan di Denmark. Di mana yang memimpin kerajaan adalah pangeran Hamlet. Walaupun zaman terus berganti tapi sampai sekarang pangeran Hamlet tetap menjadi legenda yang belum bisa terlupakan. Oleh karena itu semoga karya-karya R-Hamlet bisa turut serta mewarnai dunia musik khususnya Lubuklinggau dan Indonesia.
R Hamlet baru memiliki lima lagu yang sudah direkam dengan judul Sahabat, Setia, Kalau Jodoh, Hanya Kamu, dan Nasib Orang Siapa Yang Tahu (N.O.S.T) dengan single andalannya Sahabat yang merupakan ciptaan dari sang drummer. Bagi teman yang mau download lagu R-Hamlet buka saja di www.4shared.com. Ketik R-Hamlet judul lagu Lubuklinggau. Band ini memiliki markas di Jalan Maluku Gang bawean RT 06 No 56 Kelurahan Jawa Kanan SS dengan contact person Radian. 087898109284. Untuk pecinta music salam kenal dari R Hamlet band. Salam untuk para Hamlet!(*/Rls)

Suami Joy Tobing Ditahan Polisi

0 komentar
JAKARTA- Suami Joy Tobing, Daniel Sinambela kini tengah meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya sejak Rabu (19/1) malam. Di sisi lain, saat ini penyanyi jebolan Indonesian Idol itu tengah mengandung.
Kehamilan tersebut diungkapkan oleh penjaga rumah orangtua Joy, Imin, yang terletak di Mampang Prapatan IV Jalan K No. 7, Jakarta Selatan. Imin juga menjelaskan sejak hamil, Joy tinggal di rumah orangtuanya. Namun Joy tidak membawa serta suaminya.
“Mbak Joy kadang tinggal di sini. Lebih sering di sini. Kalau ke sini sendiri aja. Iya lagi hamil, makanya lebih sering tinggal di sini,” jelas Imin saat ditemui di rumah orangtua Joy, Kamis (20/1).
Sementara itu keadaan rumah orangtua Joy hari ini sepi. Ibunda Joy yang berada di rumah tidak ingin ditemui.
Berbaju Tahanan di Polda Metro Jaya
Wartawan melihat Daniel berada di Reskrim Khusus Polda Metro Jaya, Kamis (20/1) siang. Daniel memakai kacamata, mengenakan baju tahanan berwarna orange, celana pendek hitam dan sendal jepit.
Daniel didampingi dua orang petugas kepolisian berpakaian preman. Saat itu ada empat orang keluarga yang mengunjungi Daniel di Reskrim Khusus. Mereka terdiri dari dua pria dan dua wanita. Sepasang di antaranya sudah paruh baya berumur sekitar 50 tahun. Sedangkan kedua orang lainnya berumur sekitar 30 tahun.
Wartawan berhasil mengajak salah seorang dari mereka yang bicara pada Daniel tersebut. Orang itu mengaku sebagai kerabat Daniel, begitu juga dengan ketiga orang lainnya.(dkt/net)

KISLIRA Pertunjukkan Kisah ‘Romeo dan Juliet’

0 komentar
LUBUKLINGGAU- Komunitas Seni Linggau Musi Rawas (KISLIRA) kembali mengadakan acara bulan malam purnama di Gedung Subkoss Garuda, Sabtu (22/1) malam mulai pukul 17.30 WIB hingga selesai. Kali ini para seniman dari kota berslogan Sebiduk Semare akan mengangkat tema “Melampaui Cinta” yang berbentuk lagu, monolog, dan puisi musikal.
Sedangkan sajian utama pertunjukan malam itu nanti berupa teater tentang “Romeo dan Juliet” dengan kisah yang berbeda dari kisah kebanyakan telah ditampilkan, baik di teater maupun film. Sebab naskah pertunjukan itu nanti ditulis oleh Benny Arnas dengan sutradara, Inung serta para pemain berpengalaman di bidang teater.
Benny Arnas, Ketua Panitia Malam Bulan Purnama KISLIRA menyatakan bahwa dalam penampilan seni teater “Romeo dan Juliet” akan terungkap jika sebenarnya antara dua insan berlainan jenis itu tidak saling mencintai. Kenapa? “Nah mau tau jawabannya ya silahkan saja saksikan penampilan teater pada Malam Purnama KISLIRA karena jalinan cerita yang kami sajikan nanti berbeda dengan kisah sebelumnya. Naskah kisah ini diambil dari cerpen yang mengisahkan Romeo dan Juliet,” papar Benny Arnas di Graha Pena Linggau, Kamis (20/1).
Menurutnya, kisah cinta ini akan melibatkan Shakespeare yang akan mendominasi cerita hingga ending akhir mengejutkan para penonton. “Maka dari itu saksikan saja pertunjukan teater yang kami sajikan khusus untuk masyarakat Kota Lubuklinggau,” ajak Benny Arnas berpromosi. Ia menjamin pertunjukkan itu akan menarik karena menggunakan setting Romawi kuno serta busana yang glamor.(Budi)

Pusing Cari Wig Mirip Gayus

0 komentar
JAKARTA- Penyanyi Bona mendadak beken dengan tembang ‘Andai Aku Jadi Gayus Tambunan’. Ia menjadi bahan perbincangan hangat saat ini. Wajah dan sosoknya yang dibuat mirip dengan Gayus, membuat banyak orang penasaran ingin mengenal Bona yang sesungguhnya.
Di tengah kesibukannya untuk meladeni wawancara di berbagai media, akhirnya wartawan berhasil bertemu dengan pria bernama lengkap Bona Patutungan ini di sebuah stasiun TV swasta.
Bona yang membuat lagu ‘Andai Aku Jadi Gayus Tambunan’ ini semula tak menyangka akan menjadi terkenal dan dicari-cari media. “Tadinya lagu itu hanya saya sebarkan dari ponsel ke ponsel via 3G. Lalu saya unggah ke Youtube, dan semula cuma untuk di Gorontalo saja,” katanya pada wartawan, Rabu (19/1).
Keesokan harinya, Bona tidak menyangka ia menjadi incaran media. “Saya kaget karena orang-orang dari stasiun TV menghubungi saya dan saya diminta untuk datang ke Jakarta,” ucapnya bercerita.
Sebelum mengunggah video ke Youtube, Bona bercerita ia sempat sibuk mempersiapkan segalanya. “Saya dibantu teman-teman pelawak karena saya tidak punya duit. Saya bilang ke mereka, ‘tolonglah ini bang, saya mau bikin klip tapi nggak punya duit bantu dong saya baru keluar dari penjara nih,’ lalu mereka mengiyakan,” kata pria kelahiran 16 Maret 1978 itu.
Salah satu persiapan yang membuatnya sangat sibuk adalah saat ia mencari wig yang mirip dengan Gayus. “Proses bikin klipnya 2 hari karena saya butuh waktu sampai 3 hari hanya untuk mencari wig yang mirip punya Gayus. Saya sudah putar-putar ke setiap salon dan menanyakan ‘ada nggak wig mirip punya Gayus?’,” ucapnya menceritakan pengalaman unik tersebut. Bona akhirnya sukses merilis klip tersebut 11 Januari lalu, dengan penampilan mirip Gayus.
Hingga detik ini, Bona masih terkejut dengan popularitas yang diraihnya. Ia tak henti-hentinya bersyukur. “Alhamdulillah sampai teman-teman saya sekarang bilang ‘eh kau itu sudah mendunia sekarang,’ Ah yang bener? Karena saya tidak pernah mengkhayal sejauh itu ya,” kata Bona.(net)

Afgan Siapkan Konser Tunggal

0 komentar
JAKARTA - Kualitas vokal Afgansyah Reza atau Afgan memang sudah tidak diragukan. Lagu-lagunya booming. Tak heran jika pria berlesung pipi itu kini mulai memikirkan untuk menyiapkan konser tunggal.
Hanya saja Afgan belum cukup “pede” untuk membeberkan terlalu banyak soal rencana tersebut. “Belum bisa dipastikan sih. Kemarin sudah ngomong-ngomong. Baru ngobrol-ngobrol saja kayak saya mau apa nggak? Percaya diri apa nggak?” kata Afgan saat ditemui di acara jumpa pers ‘DahSyatnya Award’ di kantor RCTI, Jakarta Barat, Rabu (19/1).
Dengan suasana santai, Afgan menuturkan kalau sebenarnya dirinya agak ragu untuk membuat koser tunggal. Salah satu keraguan itu dikarenakan Afgan belum mempunyai banyak lagu yang hits untuk dibawakan dalam sebuah konser yang megah.
“Awalnya saya belum siap karena saya merasa baru (di industri musik). Kalau membuat pertunjukan harus banyak hits-nya. Kemarin ditawarin event-nya yang besar, tapi belum siap. Ingin kecil tapi maksimal. Kalau konser kan bawain lagunya 15-20 lagu, sementara lagu saya yang dikenal belum sebanyak itu,” kata pelantun ‘Sadis’ itu.
Jika berandai-andai konser itu jadi, Afgan mempunyai keinginan khusus. Remaja 21 tahun itu ingin bernyanyi duet bareng Titiek Puspa. “Nge-fans banget karena legend, komposer besar. Se-legend itu beliau sangat rendah hati. Jadi tambah nge-fans,” kata Afgan yang ingin konsernya kelak jadi konser yang intim bersama penggemarnya.(dtk/net)

Britney Spears Siap Rebut Kembali Mahkota Princess of Pop

0 komentar
LOS ANGELES- Penyanyi Britney Spears pernah mengklaim dirinya sendiri sebagai Princess of Pop ketika melejit di akhir 90-an. Kini ia berencana mendapatkan kembali mahkota tersebut.
Beberapa hari lalu Britney merilis single terbarunya, ‘Hold It Against Me’. Ia sangat yakin lagunya itu berhasil meroket dengan cepat ke puncak Billboard Hot 100 di Amerika.
Dilansir Contact Music, Selasa (18/1) untuk bisa berjaya Britney harus menggeser lagu baru Bruno Mars, ‘Grenade’. Jika pekan depan Britney sanggup berada di puncak, kejayaannya mungkin saja akan terus bertahan.
Sebelumnya lagu ‘Womanizer’ Britney juga sempat menyentuh puncak Billboard Hot 100. Namun jika Britney bisa berjaya, apakah nama baiknya akan kembali? (net)

Opera Van Java Dilaporkan ke KPI

0 komentar
JAKARTA- Setelah melaporkan Andre Taulani ke Panwaslu Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (18/1) pagi tadi LSM Kebijakan Publik melaporkan program tayangan OPERA VAN JAVA (OVJ) ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Ibnu Jandi, Ketua LSM Kebijakan Publik menilai, tayangan OVJ mengandung unsur-unsur kampanye.
“Tadi aku sudah ke KPI jam 10 dan diterima Ibu Bella (staf penerima pengaduan masyarakat). Hari ini kita melaporkan ke KPI terkait tayangan OVJ, karena di dalam tayangan tersebut mengandung unsur-unsur kampanye,” katanya saat dihubungi lewat telepon, Selasa (17/1).
Ibnu Jandi melanjutkan, tayangan OVJ telah melanggar undang-undang, yang diduga menjadi tempat kampanye. Karena dalam program tersebut terdapat kandidat calon Wakil Walikota Tangerang Selatan, Andre Taulani. Hal itu bisa merugikan kandidat lain yang menjadi kompetitor.
“Ini tidak sesuai unsur UU No. 32 tahun 2002 tentang penyiaran. Persoalan yang dilaporkan itu terkait etika penyiaran, karena di acara OVJ itu ada salah satu kandidat Wakil Wali Kota di Tangsel, itu yang saya laporkan ke KPI,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ibnu menginginkan agar Andre tidak terlibat dalam program OVJ selama menjadi kandidat wakil Walikota Tangerang Selatan.
“Seharusnya dia tidak main di OVJ selama menjadi kandidat, karena masih aktif sebagai kandidat. Secara tidak langsung itu akan merugikan kandidat lain, tidak fair,” tutupnya.(kpl/net)